
Maaf part 2 nya kelamaan, fanfic pertama sih, jadi buntu gitu mikir kelanjutannya.
Biasa, aku tipe orang yang punya cerita awal, tapi gak tau cerita akhirnya..kkekeke
Oke.. ini dia 'Untitled part 2' *tetep gak tau mau ngasih judul apa*
Maaf kalau ceritanya mbulet*kayakyang bikin*
_____________________________
Cast : Super Junior
_____________________________
Drt..drt..drt..
kurasakan ponselku bergetar di samping bantalku. Dengan malas dan mata masih 5 watt,kuangkat panggilan masuk itu.
"Yoboseyo? Nugu seyo?" tanyakusambil meraih guling.
"Chagiya.. ini sudah pagi, kokmasih tidur?" suara itu! Suara yang selalu kurindukan.
"Oppa !!" tanyaku tak percaya.
"Wae?? Kau tak senang akumenelponmu? Bogoshippo chagiya."
"Ani Oppa, nado bogoshippo."Jawabku dengan senang dan bangkit dari kasur.
"Oppa jigum odisoyo? "
"Sekarang aku sedang berada di daerah incheon. Minggu depan baru akukembali ke Seoul chagi" Jelasnya yang membuatku kecewa.
"Mwo? Minggu depan? Lama sekali?"
"Sabarlah chagi, aku juga sangat ingin bertemu denganmu secepatnya.Tapi aku sangat sibuk sekali. Mengertilah, arrachi?" aku memasang wajahcemberut dan aku tau oppa takkan bisa melihatnya.
"Ne, arasso oppa.."
"Park Eun Ji, jangan pasang wajah cemberutmu saat aku tak bisa melihatmu donk. Aku bisa merasakannya di sini" Katanya dan membuatku tersenyum sendiri.
"Aaah oppa ini.."
"Sepertinya bos ku sedangmencariku. Nanti aku telpon lagi ya.. Annyong Chagi, Saranghae."
"Nado saranghae oppa.." kataterakhirku sebelum menutup telpon darinya.
Hari ini aku akan berjuang !!obat penyemangatku sudah menelpon tadi. Rasa curigaku kemarin juga sudahberkurang. Ku ambil handuk di lemari pakaian dan terdengar getar dari ponselkulagi.
"Yoboseyo? Ada apa Soon Ra-ah?"tumben sekali dia sudah bangun.
"Aku lupa memberitahu mu, heechulsongsenim memberikan kita tugas kelompok. Bagianmu adalah menyurvei cafe yangberada di sebelah Seoul Tower. Kau bisakan?" waduh tugas lagi? Haishh.. kejamsekali heechul songsenim ini.
"Kau tak mau menemaniku?" tanyakumemohon.
"Hehe, mianhae. Hari ini akusudah ada janji dengan Kyuhyun. Mianata."
Wah, rupanya mereka sudahberteman dekat. Tidak sia-sia rencanaku kemarin. Kekekekeke.
"Baiklah, tapi besok kau harusmenceritakan semuanya." Ancamku.
"Ara.. ara Eun Ji-ah.. ku tutupya.. Kyuhyun sudah menungguku di luar. Annyong"
"Ne, Annyong."
*****
(Author POV)
Setelah mendapat telpon dari SoonRa, Eun Ji langsung menuju cafe yang berada di dekat Seoul Tower. Sesampainya,ia mencari manager cafe itu. Tiba-tiba matanya terpaku pada sebuah meja yangsedang ditempati sepasang kekasih. Detak jantungnya berdegup kencang saat sangnamja mengelus rambut yeojanya dengan mesra dan menciumnya. Ia menarik nafasuntuk menenangkan diri dan menghampiri sepasang kekasih itu.
"Jungsoo oppa? Sedang apa disini?" kata Eun Ji manja sambil memeluk leher kekeasihnya itu dari belakang.
Reflek Jungsoo membalikkan badandan sangat kaget ketika Eun Ji mucul dihadapannya.
"Chagi? Wae? Siapa wanita itu?"ucapnya agar memancing yeoja yang berani mendekati kekasihnya. Dan ia benar,yeoja itu langsung berdiri dan mendorong Eun Ji kebelakang.
"YA!! Nugu seyo?!! Kenapa kau beranimemanggil pacarku chagi?" Eun Ji tersenyum karena ia berhasil memancing emosi yeojaitu.
"Mwoya?? Pacarmu? kau itu hanyaselingkuhan saja. Aku ini sudah berpacaran dengannya dari 1 tahun yang lalu."
" Oppa, jadi ini yeojachingu muyang akan kau putuskan demi aku? Hahaha..cepatlah Jungsoo oppa, kau harusmemenuhi janjimu padaku untuk memutuskan wanita murahan ini."
Deg ! mendengar perkataan itu,jantung Eun Ji berdetak kencang. Tubuhnya mematung tak bisa bergerak. Inginsekali ia berteriak, tapi bibirnya mengatup rapat. Akhirnya Jungsoo menarik EunJi tidak jauh dari mejanya.
" Mianhae Eun Ji-ah.. Jongmalmianhae. Aku bertemu dengannya 4 bulan yang lalu. Ia mengisi hatiku saat kautak ada. Mianhae." Jungsoo mencoba menjelaskan perasaannya.
"Gotjimal oppa! GOTJIMAL!!"
"Mianhae, aku harap kau melupakankenangan kita dulu." Jungsoo meninggalkan Eun Ji yang masih tidak percaya apayang terjadi pada dirinya. Air matanya sudah tak dapat untuk dibendung lagi,menetes satu demi satu.
Secara tidak sadar, ada seorangnamja yang mendekatinya.
"Tenanglah agassi, masih banyak pria yang lain. Untuk apa kau menangisseperti itu? Wajah cantikmu bisa hilang kalau kau menangis agassi." Ucap namja yang tak dikenalnya itu.
"Ne?" tanyanya bingung sambilmenghapus air mata dengan punggung tangannya.
"Pacarmu itu sungguh bodoh karena meninggalkan wanita secantik dirimu.Bagaimana kalau kau denganku saja?" goda namja itu kepada Eun Ji yang airmukanya berubah warna karena kesal.
PLAKK!!
Eun Ji memutuskan untuk meninggalkan namja gila yang masih mengelus pipi itu.
(Eun Ji POV)
Aku berlari menuju kamarku dan kukunci rapat-rapat agar tak ada seorang pun yang melihatku menangis saat ini.Park junsoo brengsek!! Ndapundum namja!! Aku tak percaya akan semua ini,padahal baru tadi pagi Jungsoo berkata'saranghae' kepadaku. Apa yang dilihat SoonRa selama ini benar. Aku harus memberitahunya kejadian ini.
"Yoboseyo.. Aah Eun Ji-ah, kebetulan kau menelponku. Aku mau berceritapadamu." Terdengar suara riang dari seberang sana.
"Aku juga Soon Ra. Kau dulu sajayang berbicara."
"Hehehe, kau tau, hari ini aku sangat gembira sekali. Kyu memintakuuntuk menjadi pacarnya! Kya.. nan haembokhe.." aku tersenyum mendengarnya.
"Chongmal? Lalu kau jawab apa?"
"Haishh.. kau ini bagaimana.Tentu saja ku jawab iya. Tadi kau ingin bicara apa??" aku tak mungkinmemberitahu kejadian yang kualami karna suara Soon Ra kelihatan bahagia sekali.
"Ani, aku juga ingin bertanyabagaimana hubunganmu dengan Kyuhyun tadi. Ternyata kau menjawab duluan. ChukaeCho Soon Ra." Candaku
"Ya!! Dia baru memintaku untukmenjadi pacarnya, bukan melamarnya!"
"Haha. Tapi kau juga ingindilamar sekaligus kan?" godaku yang mungkin bisa membuat Soon Ra memerah.
"Park Eun Ji! Awas kau!"
"Eh, tadi bagaimana dengan surveicafenya?" OMO!! Aku lupa.
"Hmm, mungkin besok. Hari ini akumalas keluar." Maaf soonra, aku benar-benar lupa karena kejadian tadi.
"Ne, Arayo.."
Akh!! Gara-gara si Jungsoo, akumelupakan tugasku. Haishh benar-benar namja brengsek.
Eh? Tadi aku menampar orang ya?Ah biarlah, dia juga yang salah karena menggodaku yang baru diputusin. DasarPlayboy.
*******
1 minggu kemudian.
@ Campus
Sudah 4 hari Soon Ra tidak datangke kampus, biasanya ia selalu menghubungi Eun Ji jika ada hal yang penting. Kyuyang sudah resmi menjadi pacar Soon Ra sejak 1 minggu yang lalu tampak bingungdan menanyakan hal itu kepada Eun Ji.
"Eun Ji-ah, ottokhe? Sudah tahu kabar tentang Soon Ra?" wajah Kyusangat geliah kekasihnya tidak memberikan kabar.
"Mianhae Kyuhyun-ah. Aku tak tahucara menghubunginya." Jawab Eun Ji yang merasa bersalah sebagai sahabat soonrayang tak tau apa-apa.
"Bukankah dia sering meminjamponselmu untuk mengirim pesan ke oppanya?"
"Aah! Pabo sekali aku ini. Melupakan hal sepenting itu. Untung sajasent message nya belum kuhapus." Dia langsung membuka ponselnya dan mencaripesan yang Soon Ra pernah kirim ke oppanya.
TO : Soon Ra's Brother
Annyonghaseyo..
Apa benar ini nomer oppanya Soon Ra?
Nanun Park EunJi imnida, hanya mau tanya, apakah Soon Ra baik-baik saja? Karena sudah 4 hariini dia tak masuk kuliah. Kami sangat mengkhawatirkannya.
Eun Ji mulai memencet tombolsend. Dan terkirim. Kini dia dan Kyu hanya bisa menunggu balasan dari oppanya Soon Ra.
******
(Eun Ji POV)
Huah.. sudah 6 jam tapi oppanyasoon ra belum membalas juga, dan sudah 80 kali kyuhyun menanyakan balasan itu.Jadi setiap 4,5 menit sekali kyu bertanya.
Drt..drt.. cepat- sepat kuambi lponselku, mungkin saja itu balasan dari oppanya soon ra.
From : SoonRa's Brother
Mian, aku baru membalas pesanmu. Karena sejak tadi sibuk sekali.
Maafsudah membuatmu khawatir tentang soon ra, dia terkena tifus dan sekarang sedangistirahat di rumah.
OMO!! Ternyata soon ra tererang tifus. Ottokhe? Aku harus menjenguknya. Tapi aku tak taualamat rumahnya, akan ku tanya oppanya saja.
Tak lebih dari 2 menit, ada balasan lagi yang berisi alamat rumah soon ra. Segera mungkin aku langsung menghubungi Kyuhyun.
*****
(Author POV)
Keesokanharinya, eun ji dan kyuhyun mendatangi rumah soon ra. Pertama kalinya merekakerumah ke sana. Kyuhyun tampak berdebar-debar karena akan bertemu oppanya soonra.
"Tidak usah Grogi, kau kan hanya menjenguknya, bukan melamarnya. Kekekeke" Canda Eun ji,Kyuhyun hanya bisa mencibirkan bibirnya.
Sesampainya, kyumemencet bel dengan gemetar.
Ring Ding Dong
Tak ada suradari dalam rumah.
"coba tekanlagi" eun ji menyuruh kyu untuk menekan bel lagi.
Ring Ding Dong.
Suara langkah kaki terdengar menuju pintu.
"ne,jamkambanyon" suara parau itu, siapa lagi kalo bukan sonn ra. Saat membukakanpintu, terlihat raut wajah kaget saat melihat pacarnya dan sahabatnya datang.
"Kyuhyun Oppa?Eun ji-ah? Kenapa ada di sini?" tanya soon ra yang tidak percaya.
"Pabo! Tentusaja kami sangat mengkhawatirkan keadaanmu, bagaimana kau bisa tidakmenghubungiku seperti itu?" kata kyuhyun sambil memeluk Soon Ra.
"Ehem, sebaiknyakita masuk dulu." Potong eun ji yang iri dengan kemesraan 2 temannya itu.
Mereka bertigaakhirnya masuk kedalam ruang tamu soon ra.
"Chagiya,bagaimana keadaanmu sekarang? Kau sendirian di sini?" tanya Kyuhyun
"Ne,Gwaenchanaoppa, sudah lebih baik."
"Tadi oppamenemaniku, tapi dia sedang ke supermarket" lanjut eun ji, wajahnya masihterlihat pucat.
Bruukk,seseorang membuka pintu rumah eun ji sambil meneteng kresek di 2 tangannya.
"Donghae Oppa,Wasso?"
(Eun Ji POV)
Bruukk. Ada yang datang?
"Donghae Oppa,Wasso?" kata soon ra pada seseorang yang baru saja membuka pintu.
Mataku terbelaksaat melihat namja itu.
"AnnyonghaseyoDonghaessi" sapa kyuhyun pada oppanya soon ra yang baru ku ketahui bernamaDonghae.
Ia hanyamengangguk dan tersenyum. Lalu pandangan matanya melihat kearahku, dan diamenyeringitkan dahi. Aku tak membalas tatapannya.
"soon ra-ah,apakah agassi ini temanmu juga?" tanyanya pada soon ra dengan tersenyum penuhmakna.
"Ne, oppa. Tapijangan pernah kau menggodanya. Dia teman baik ku. Awas kalau opaa macam-macampada Eun Ji !!" ancam soon ra.
"Jadi namanyaEun Ji. Mianhae soon ra-ah, sebelum kau bilang begitu, aku sudah tergoda duluan."Kata-kata itu membuatku kaget dan kesal.
"MWORAGO??"kataku setengah teriak.
"hahaha,Eun jissi. Kan sudah pernah kubilang, kalau wajahmu itu tak pantas jika menangis,apalagi marah-marah seperti itu."
" tamparanmumasih membekas lho.." lanjutnya sambil memegang pipi yang pernah kutampar dulu.
"Molla, soonra-ah, ayo kita kekamar mu saja." Ku geret soon ra untuk berdiri, diikutidengan kyuhyun yang berwajah bingung.
(DongHae POV)
Agassi itusangat lucu. Aku sudah tertarik padanya saat dia menampar ku. Jujur saja, takada wanita yang menamparku seperti itu selain dia. Tidak kusangka ternyataadalah teman soon ra sendiri yang bernama Eun Ji. Wajahnya sangat lucu jika sedang marah. Akujadi ingat ekspresinya saat mantan pacarnya memutuskannya, dia hanya diamseakan-akan tak percaya mantan pacarnya berbuat seperti itu. Terlihat kalau EunJi adalah wanita yang polos.
(Eun Ji POV)
Saat di kamarsoon ra, aku di beri pertanyaan yang bertubi-tubi oleh soon ra. Dan denganterpaksa aku menceritakan semua kejadian tentang jungsoo saat memutuskanku. Diasangat kaget dan memarahiku, padahal dia lagi sakit. Kyuhyun langsungmenenangkan pacarnya itu.
Aku dan kyuhyun pulang dari rumah soon ra saat matahari sudah tidak muncul lagi. Donghae oppamenawarkanku untuk mengantar sampai depan halte. Aku menolaknya, tapi soon ramalah memaksaku untuk diantar oppanya. Aku terpaksa tidak bisa menolak lagi.
"Eun Ji-ah,apakah kau percaya pandangan pertama?" tanya donghae oppa saat kami sudah berdadi halte.
"Ani.."
"Apakah kaupercaya kalau aku jatuh cinta padamu saat kau menamparku?" pertanyaan macam apaitu. Membuat orang kaget saja.
"Ani.." jawabkusingkat dan tetap melihat kearah jalan.
" Waeyo?"
"karena soon rabilang aku tak boleh dekat denganmu, karna oppa seorang playboy! " jawabkuenteng.
Tiba-tiba keduatanganya memegang bahuku dan memutar badanku sehingga wajah kami bertemu dekatsekali.
"bagaimana kalaukukatakan aku takkan mempermainkan wanita lagi kalau kau menerima cintaku?"perkataannya membuatku bingung. Wajahnya mulai mendekat cepat.
Chu~
Reflek tanganku menampar pipinya untuk yang kedua kalinya. Untung saja bis datang pada saatitu. Cepat-cepat aku masuk ke dalam.
"Annyong EunJi-ah.. saranghae" kata Donghae oppa sambil mengelus pipi kiri yang aku tampartadi.
Kenapa bisa aku bertemu namja sepert itu. Aigo !!
_TBC_
No comments:
Post a Comment